Selasa, 05 September 2017

CONTOH BAB II TINJAUAN PUSTAKA


BAB II
TINJAUAN PUSTAKA

II.1 Informasi dan Sistem Informasi
II.1.1 Informasi
            Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam suatu organisasi, digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan. Sehubungan dengan hal itu, informasi haruslah berkualitas. Menurut Burch dan Grudnitski (1989), kualitas informasi ditentukan oleh tiga faktor, yaitu :
  1. Relevansi
  2. Tepat waktu, dan
  3. Akurasi
Akurasi berarti bahwa informasi bebas dari kesalahan. Relevansi berarti bahwa  informasi benar-benar berguna bagi suatu tindakan keputusan yang dilakukan oleh seseorang. Tepat waktu berarti bahwa informasi datang pada saat dibutuhkan sehingga bermanfaat untuk pengambilan keputusan.
Untuk mempermudah bagi para pekerja disuatu organisasi dalam memperoleh informasi, teknologi informasi biasanya dilibatkan. Secara lebih khusus, organisasi umumnya menerapkan sistem informasi.




II.1.2 Sistem Informasi
            Menurut Alter (1992), Sistem Informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.
(Sumber : Abdul Kadir dan Terra CH. Triwahyuni ; 2003 : 546)
Menurut (McLeod, 2001, 45) informasi adalah data yang terproses atau data yang berarti. Sedangkan data itu terdiri dari fakta-fakta dan angka-angka yang secara relatif tidak berarti bagi pemakainya. Informasi mengenai fakta-fakta atau data-data yang telah diproses sedemikian rupa sehingga berubah bentuknya menjadi informasi. Informasi ini diproses dari data-data bentuk-bentuk yang kosong bermakna menjadi data yang berguna. Jadi informasi dapat didefenisikan sebagai data yang telah diproses, telah disusun sedemikian rupa sehingga bermakna dan bermanfaat karena dapat dikomunikasikan kepada seseorang yang akan menggunakan untuk mengambil keputusan.

II.1.3 Jenis Sistem Informasi
            Sistem informasi yang digunakan untuk menyediakan informasi bagi para pemakai disuatu organisasi dapat dibedakan menurut dukungan terhadap berbagai level manajemen maupun area fungsional (departemen). Menurut dukungan terhadap level manajemen, terdapat jenis sistem informasi yang dinamakan TPS (Transaction Processing System), MIS (Managemen Information System), DSS (Decision Support System), EIS (Executive Information System), OAS (Office Atomation System), GSS (Group Support System), dan ISS (Intelligent Support System),  sedangkan menurut area fungsional dalam perusahaan terdapat sistem-sistem informasi berikut :
  1. Sistem Informasi Akuntansi
  2. Sistem Informasi Keuangan
  3. Sistem Informasi Manufaktur
  4. Sistem Informasi Pemasaran dan
  5. Sistem Informasi Sumber Daya Manusia (SDM)
(Sumber : Abdul Kadir dan Terra CH. Triwahyuni ; 2003 : 550 - 551)

II.1.4 Sistem Informasi Manajemen
            Sistem Informasi Managemen (SIM) dapat didefenisikan sebagai sekumpululan subsistem yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama dan membentuk suatu kesatuan, saling berinteraksi dan saling bekerjasama antara bagian satu dengan yang lainnya dengan cara-cara tertentu untuk melakukan fungsi pengolahan data, menerima masukan (input) berupa data-data, kemudian mengolahnya (processing), dan menghasilkan keluaran (output) berupa informasi sebagai dasar bagi pengambilan keputusan yang berguna dan mempunyai nilai nyata yang dapat dirasakan akibatnya baik pada saat itu juga maupun dimasa mendatang, mendukung kegiatan operasional, manajerial, dan strategis organisasi, dengan memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada dan tersedia bagi fungsi tersebut guna mencapai tujuan.
(Sumber : Edhy Sutanta ; 2004 : 7)

Berdasarkan komponen fisik penyusunannya, SIM terdiri atas komponen berikut :
  1. Perangkat Keras (hardware)
Perangkat keras dalam SIM meliputi piranti-piranti yang digunakan oleh sistem komputer untuk masukan dan keluaran (input/outpt device) memory, modem, pengolah (processor), dan peripheral lain.
  1. Perangkat  Lunak (Software)
Perangkat lunak dalam SIM adalah berupa program-program komputer yang meliputi sistem operasi, bahasa pemrograman, dan program-program Aplikasi
  1. Berkas Basis Data
Berkas merupakan sekumpulan data dalam basis data yang disimpan dengan cara-cara tertentu sehingga dapat digunakan kembali dengan mudah dan cepat.
  1. Prosedur (Procedure)
Prosedur meliputi prosedur pengoperasian untuk SIM, manual, dan dokumen-dokumen yang memuat aturan-aturan yang berhubungan dengan sistem informasi dan lainnya.
  1. Manusia (Brainware)
Manusia yang terlibat dalam suatu SIM meliputi operator, programmer, system analist, manajer sistem informasi, manajer pada tingkat operasional, manajer pada tingkat manajerial, manajer pada tingkat stategis, teknisi, administrator basis data, serta individu lain yang terlibat didalamnya.
(Sumber : Edhy Sutanta ; 2004 : 8)

II.2 Sistem Basis Data
            Sistem basis data dapat didefenisikan sebagai sekumpulan sub sistem yang terdiri atas basis data dengan para pemakai yang menggunakan basis data secara bersama-sama, personal-personal yang merancang dan mengelola basis data, teknik-teknik untuk merancang dan mengelola basis data, serta sistem komputer untuk mendukungnya.  Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa sistem basis data mempunyai beberapa elemen penting yaitu :
  1. Basis data sebagai inti dari sistem basis data
  2. Perangkat Lunak (Software) untuk perancangan dan pengolahan basi data
  3.  Perangkat Keras (Hardware) sebagai pendukung operasi pengolahan data
  4. Manusia (Brainware) yang mempuyai peran penting dalam sistem tersebut, yaitu : sebagai pemakai atau para spesialis informasi yang mempunyai fungsi sebagai perancang atau pengelola.
(Sumber : Edhy Sutanta ; 2004 : 21)

II.2.1 Basis Data (Database)
            Basis data merupakan sustu kumpulan data terhubung (interrelated data) yang disimpan secara bersama-sama dalam suatu media, tanpa mengatap satu sama lain atau tidak perlu suatu kerangkapan data, data disimpan dengan cara-cara tertentu sehingga mudah digunakan atau ditampilkan kembali. Data dapat digunakan oleh satu atau lebih program-program aplikasi secara optimal. Data disimpan tanpa mengalami ketergantungan dengan program yang akan menggunakannya. Data disimpan sedemikian rupa sehingga proses penambahan, pengambilan dan modifikasi data dapat dilakukan dengan mudah dan terkontrol.
(Sumber : Edhy Sutanta ; 2004 : 18)

II.3 Bahasa Pemrograman PHP
            PHP adalah bahasa server-side scripting  yang menyatu dengan HTML untuk membuat halaman web yang dinamis. Maksud dari server-side scripting  adalah sintaks dan perintah-perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada dokumen HTML. Pembuatan web ini merupakan kombinasi antara PHP sendiri dengan pemrograman HTML sebagai pembangun halaman web. Ketika seseorang pengguna internet akan membuka suatu situs yang menggunakan fasilitas server-side scripting  PHP, maka terlebih dahulu server yang bersangkutan akan memproses semua perintah PHP di server lalu mengirimkan hasilnya dalam format HTML ke web browser pengguna internet.
            PHP merupakan software yang open source (gratis) dan mampu lintas platform, yaitu dapat digunakan dengan sistem operasi dan web server  apapun. PHP mampu berjalan di Windows dan beberapa versi Linux. PHP juga dapat dibangun sebagai modul pada web server apache dan sebagai binary yang dapat berjalan sebaga CGI.
Beberapa cara untuk mulai menuliskan script PHP, yaitu :
  1. <?php
Script PHP anda
?>
  1. <?
Script PHP anda
?>
  1. <script language = ”php”>
Script PHP anda
</ Script>
  1. <%
Script PHP anda
%>
(Sumber : Bima Sunarfrihantono, ST ; 2002 : 23 - 24)
PHP adalah bahasa pemrograman yang digunakan secara luas untuk penanganan pembuatan dan pengembangan sebuah web dan bisa digunakan pada HTML. PHP merupakan singkatan dari “PHP: Hypertext Preprocessor”, dan merupakan bahas yang disertakan dalam dokumen HTML sekaligus bekerja disisi server (server-side HTML-embedded scripting). Artinya sintaks dan perintah yang diberikan akan sepenuhnya dijalankan di server tetapi disertakan pada halaman HTML biasa, sehingga scriptnya tak tampak di sisi client.
PHP dirancang untuk dapat bekerja sama dengan database server dan dibuat sedemikian rupa sehingga pembuatan dokumen HTML yang dapat mengakses database menjadi begitu mudah. Tujuan dari bahasa scripting ini adalah untuk membuat aplikasi dimana aplikasi tersebut yang dibangun oleh PHP pada umumnya akan memberikan hasil pada web browser, tetapi prosesnya secara keseluruhan dijalankan diserver.
Pada prinsipnya server akan bekerja apabila ada permintaan dari client. Dalam hal ini client menggunakan kode-kode PHP untuk mengirimkan permintaan ke server ketika menggunakan PHP sebagai server-side embedded script language maka sever akan melakukan hal-hal sebagai berikut :
a.       Membaca permintaan dari client/browser.
b.      Mencari halaman/page di server.
c.       Melakukan instruksi yang diberikan oleh PHP unuk melakukan modifikasi pada halaman/page.
d.      Mengirim kembali halaman tersebut kepada client melalui internet atau intranet.
Seluruh aplikasi berbasis web dapat dibuat dengan PHP. Namun kekuatan yang paling utama PHP adalah pada konveksinya dengan sistem database di dalam web.
Sistem database yang dapat didukung oleh PHP adalah:
a.       Oracle.
b.      Generic ODBC.
c.       Adabas d.
d.      Sybas.
e.       PostgreSQL.
f.       FilePro.
g.      Empress.
h.      MySQL.
i.        Ms.Access.
j.        Velocis.
k.      Dbase
PHP dapat berjalan di berbagai sistem operasi seperti Windows 98/NT, UNIX/LINUX, solaris maupun macintosh. Keunggulan lainnya dan PHP adalah PHP juga mendukung komunikasi dengan layanan seperti protocol IMAP, SNMP, NNTP, POP3 balikan HTTP.
Ada beberapa alasan mengapa banyak orang yang beralih ke PHP.  Adapun alasan-alasannya adalah sebagai berikut:
a.       PHP bersifat open source. PHP adalah aplikasi bahasa web yang bisa diperoleh secara gratis.
b.      PHP mudah untuk dipelajari, dibandingkan dengan produk lain yang mempunyai fungsi yang sama. Tidak seperti Java Server Page atau C-based CGI tidak membutuhkan persyaratan untuk mendalami beberapa bahasa pemrograman lain. PHP mempunyai sintaks yang sangat mudah dan user-friendly.
c.       PHP bersifat embedded. Penulisan script PHP menyatu dengan HTML sehingga memudahkan pembuatannya.
d.      PHP dapat dijalankan di banyak Platform. PHP yang menyatu dalam dokumen HTML bisa diakses oleh seluruh browser di seluruh platform yang ada. Dengan kata lain aplikasi yang dibangun dengan PHP berlaku secara universal. PHP dapat dijalankan di bawah sistem operasi UNIX dan Windows. Ketersediaan kode sumber dalam bahasa C membuat PHP sangat universal dan mudah disesuaikan dengan platform yang digunakan sehingga tidak perlu keraguan untuk menginvestasikan waktu dan tenaga guna mengembangkan aplikasi PHP.
e.       PHP meningkatkan kecepatan dan proses script. PHP menyenangkan pada eksekusinya, terutama saat dikompile sebagai module Apache di sisi UNIX. Saat ini PHP lebih cepat untuk hampir semua penggunaan CGI script.
f.       PHP mempunyai fleksibilitas tinggi, menyamai high level progamming language seperti bahasa C.
g.      Life Cycle yang singkat, sehingga PHP selalu up to date mengikuti perkembangan teknologi internet.
(Sumber : Andi Krisyanto ; 2010 : 9 – 11 )

II.4 MySQL
            MySQL adalah multiuser database yang menggunakan bahasa Structured Query Language (SQL). MySQL dalam operasi client-server meibatkan server daemon MySQL di sisi server dengan berbagai macam program serta library yang berjalan di sisi client. MySQL mampu menangani data yang cukup besar. Perusahaan yang mengembangkan MySQL yaitu TcX, mengaku mampu menyimpan data lebih dari 40 database, 10.000 tabel dan sekitar 7 juta baris, totalnya kurang lebih 100 Gigabyte data.
            SQL adalah bahasa standar yang digunakan untuk mengakses database server. Bahasa ini pada awalnya dikembangkan oleh IBM, namun telah diadopsi dan digunakan sebagai standar industri. Dengan menggunakan SQL, proses akses database menjadi lebih user-friendly dibandingkan dengan menggunakan database atau Clipper yang masih menggunakan perintah-perintah pemrograman.
(Sumber : Bima Sunarfrihantono, ST ; 2002 : 65)
MySQL adalah sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL atau DBMS yang multithread dan multi-user. MySQL adalah Relational Database Management System (RDBMS) yang didistribusikan secara gratis dibawah lisensi GPL (General Public License). Setiap orang bebas untuk menggunakan MySQL.
MySQL sebenarnya merupakan turunan dan SQL (Structured Query Language). SQL adalah sebuah konsep pengoperasian database, terutama untuk pemilihan atau seleksi dan pemasukan data, yang memungkinkan pengoperasian data dikerjakan dengan mudah secara otomatis. Sebagai database server, MySQL dapat dikatakan lebih unggul dibandingkan database server lainnya dalam query data. Hal ini terbukti untuk query yang dilakukan oleh single user, kecepatan query MySQL bisa sepuluh kali lebih cepat dan PostgreSQL dan lima kali lebih cepat dibandingkan Interbase.
a.       Selain itu MySQL juga memiliki beberapa keistimewaan, antara lain:
Portability. MySQL dapat berjalan stabil pada berbagai sistem operasi seperti Windows, Linux, FreeBSD, Mac Os X Server, Solaris, Amiga, dan masih banyak lagi.
b.      Open Source. MySQL didistribusikan secara open source (gratis), dibawah lisensi GPL sehingga dapat digunakan secara gratis.
c.       Multiuser. MySQL dapat digunakan oleh beberapa user dalam waktu yang bersamaan tanpa mengalami masalah atau konflik.
d.      Performance tuning. MySQL memiliki kecepatan yang menakjubkan dalam menangani query sederhana.
e.       Column types. MySQL memiliki tipe kolom yang sangat kompleks, seperti signed / unsigned integer, float, double, char, text, date, timestamp, dan lain-lain.
f.       Command dan functions. MySQL memiliki operator dan fungsi secara penuh yang mendukung perintah Select dan Where dalam query.
g.      Security. MySQL memiliki beberapa lapisan sekuritas seperti level subnetmask, nama host, dan izin akses user dengan sistem perizinan yang mendetail serta password terenkripsi.
h.      Scalability dan limits. MySQL mampu menangani database dalam skala besar, dengan jumlah records lebih dan 50 juta dan 60 ribu tabel serta 5 milyar baris.
i.        Connectivity. MySQL dapat melakukan koneksi dengan client menggunakan protokol TCP/IP, Unix soket (UNIX), atau Named Pipes (NT).
j.        Localisation. MySQL dapat mendeteksi pesan kesalahan pada client dengan menggunakan lebih dari dua puluh bahasa.
k.      Interface. MySQL memiliki interface (antar muka) terhadap berbagai aplikasi dan bahasa pemrograman dengan menggunakan fungsi API (Application Programming Interface).
l.        Clients dan tools. MySQL dilengkapi dengan berbagai tool yang dapat digunakan untuk administrasi database, dan pada setiap tool yang ada disertakan petunjuk online.
m.    Struktur table. MySQL memiliki struktur tabel yang lebih fleksibel dalam menangani ALTER TABLE, dibandingkan database lainnya semacam PostgreSQL ataupun Oracle.
(Sumber : Andi Kisyanto ; 2010 : 12 - 13 )
MySQL ( My Structure Query Language ) merupakan sebuah program pembuat database yang bersifat open source, artinya semua orang dapat menggunakannya dan dapat dijalankan pada semua platform baik windows maupun Linux. MySQL juga merupakan sebuah perangkat lunak sistem manajemen basis data SQL yang bersifat jaringan sehingga dapat digunakan untuk aplikasi MultiUser ( Banyak pengguna ).
SQL ( Structured Query Language ) yang juga sering disebut dengan query merupakan suatu bahasa ( language ) yang digunakan untuk mengakses database.
(Sumber : Andi Krisyanto ; 2010 : 218 - 219)

II.5 HTML
            Halaman web adalah sebuah dokumen HTML (Hyper Text Markup Language, artinya untuk menulis sebuah halaman web digunakan HTML, yaitu suatu bahasa yang menggunakan tanda-tanda tertentu (tag) untuk menyatakan kode-kode yang harus ditafsirkan oleh browser agar halaman tersebut dapat ditampilkan dengan benar.
            Dokumen HTML sebenarnya hanya berupa dokumen teks biasa (tujuannya agar dapat dengan mudah dipindah-pindahkan antar berbagai platform), kelebihan dari dokumen ini adalah dengan HTML dapat dilakukan penformatan teks, peletakan gambar, suara dan elemen-elemen multimedia yang lain, dan yang terpenting adalah hypertexy, yakni teks yang berfungsi sebagai suatu penghubung (hyperlink stau link) antara halaman web yang satu dengan halaman web yang lainnya. Link inilah yang menjadi ciri khas dan sekaligus membentuk www, yaitu jaringan halaman web yang saling terhubung satu sama lain.
(Sumber : Daryanto ; 2004 : 27)

II.6  Internet
            International Networking yang dapat disingkat dengan kata Internet, merupakan dua komputer atau lebih yang saling berhubungan membentuk jaringan komputer hingga meliputi jutaan komputer di Dunia (International), yang saling berinteraksi dan bertukar informasi. Sedangkan dari segi ilmu pengetahuan, Internet merupakan sebuah perpustakaan besar yang didalamnya terdapat jutaan (bahkan milyaran) informasi atau data yang berupa teks, grafik, audio maupun animasi dan lain-lain dalam bentuk media elektronik. Orang bisa berkunjung keperpustakaan tersebut kapan saja. dari segi komunikasi internet adalah sarana yang sangat efisiensi dan efektif untuk melakukan pertukaran informasi jarak jauh maupun didalam lingkungan perkantoran.
            Permulaannya internet merupakan suatu jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika di awal tahun 60-an, dimana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan sofware komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui jaringan telepon.
            Awalnya internet dikenal sebagai suatu wadah bagi para peneliti untuk saling bertukar informasi yang kemudian dimanfaatkan oleh perusahaan-perusahaan komersil sebagai sarana bisnis mereka. Saat ini pengguna terbesar diseluruh dunia dengan jumlah mencapai lebih dari 250 juta orang.
(Sumber : Daryanto ; 2004 : 22)
            Interconnected Network (Internet) adalah sebuah sistem komunikasi global yang menghubungkan komputer-komputer dan jaringan-jaringan komputer diseluruh dunia. Setiap komputer dan jaringan terhubung secara langsung maupun tidak langsung kebeberapa jalur utama yang disebut internet backbone dan dibedakan satu dengan yang lain menggunakan unique name yang biasa disebut dengan alamat IP 32 bit.
(Sumber : Melvin Syafrizal ; 2005 : 195)

II.6.1  WWW (World Wide Web)
            WWW (World Wide Web) disingkat web adalah bagian yang paling menarik dari internet, melalui web kita bisa mengakses informasi-informasi tidak hanya berupa teks, tetapi juga gambar-gambar, suara, film dan lain-lain. Untuk mengakses web dibutuhkan software yang disebut browser. Browser terpopuler saat ini adalah Microsoft Internet Explorer dan Nescape Communicator.
(Sumber : Daryanto ; 2004 : 23)
            WWW (World Wide Web) adalah layanan yang paling sering digunakan dan memiliki perkembangan yang sangat cepat kerena dengan layanan ini kita bisa menerima informasi dalam berbagai format (multimedia). Untuk mengakses layanan WWW dari sebuah komputer ( yang disebut WWW server atau Web server) digunakan program web client yang disebut dengan web browser atau browser.
(Sumber : Daryanto ; 2004 : 43)
            World Wide Web  atau Web merupakan sumber daya internet yang sangat populer dan dapat digunakan untuk memperoleh informasi atau bahkan melakukan transaksi pembelian barang.
(Sumber : Abdul Kadir dan Terra CH. Triwahyuni ; 2003 : 461)

II.6.2  Telnet
            Telnet merupakan komponen client/server yang terdapat dalam paket TCP/IP yang berfungsi untuk melakukan login (masuk kedalam suatu sistem) jarak jauh. Dalam hal ini klien yang melakukan telnet akan berfungsi sebagai terminal. 
(Sumber : Abdul Kadir dan Terra CH. Triwahyuni ; 2003 : 472)
            Dengan menggunakan telnet kita bisa menggunakan komputer untuk berhubungan dengan komputer orang lain dan mencari atau mengambil informasi-informasi yang ada dikomputer tersebut.
(Sumber : Daryanto ; 2004 : 23)

II.7 Konvensional
Kata konvensional berasal dari kata konvensi. Istilah konvensi awalnya digunakan untuk menyatakan atau mengkomunikasikan segala sesuatu yang didasarkan kepada kesepakatan
Konvensional adalah untuk menyatakan segala sesuatu kegiatan atau tindakan berdasarkan konvensi. Artinya setiap konsep yang akan dikerjakan pelaksanaannya harus berdasarkan ketentuan-ketentuan yang telah disepakati. Biasanya setiap orang yang terkait dengannya telah memahaminya, sehingga proses dapat berjalan dengan baik.
(Sumber : Mokhtar Ismail ;1995 : 45)

II.7.1 Ujian Konvensional
Pelakasanaa ujian konvensional yang diadakan sebagai berikut :
  1. Guru membuat soal ujian sesuai dengan mata pelajaran yang diajarkan
  2. Data soal jawaban akan diberikan kepada Tata Usaha Sekolah untuk disimpan
  3. Tata Usaha sekolah akan membagi dan menentukan kelas bagi siswa/i
  4. Siswa/i menerima konfirmasi status dan posisi kelas
  5. Siswa/i menuju ke kelas yang telah ditentukan
  6. Tatat Usaha akan melakukan pencetakan daftar hadir siswa/i perkelas
  7. Daftar hadir dibagikan kepada para pengawas
  8. Para pengawas akan menuju ke kelas yang telah ditentukan untuk melakukan pengawasan dan mengambil daftar hadir yang kemudian akan disimpan sebagai arsip tanda kehadiran siswa/i
  9. Para pengawas ujian akan memberikan soal ujian kepada para siswa/i
  10. Siswa/i menjawab setiap pertanyaan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan
  11. Pengewas memberikan lembar jawaban siswa/i kepada Tata Usaha
  12. Tata Usaha akan memberikan lembar jawaban kepada guru bidang studi
  13. Guru akan melakukan pemeriksaan terhadap lembar jawaban siswa/i
  14. Kemudian hasil ujian akan dibagikan guru bidang studi kepada siswa/i yang mengikuti ujian

II.8 Jenis-jenis Ujian
Ujian merupakan tugas atau prosedur yang digunakan untuk memperoleh penilaian yang sistematik tentang sifat, kemampuan, minat dan bakat seseorang siswa/i yang berhubungan dengan aspek pendidikan atau psikologi
(Sumber : Mokhtar Ismail ;1995 : 50)
Ujian dapat menentukan kelulusan atau kegagalan siswa/i dalam sesuatu penilaian. Selain itu ujian juga berfungsi untuk menempatkan siswa/i dalam kumpulan pelajar tertentu serta mengenal pasti kelebihan dan kekurangan siswa/i atau pelajar.


II.8.1 Ujian Pencapaian
Ujian pencapaian ialah ujian yang dibuat oleh guru untuk mengukur sejauh mana para siswa/i atau seseorang murid telah menguasai sesuatu topik yang telah dipelajari. Ujian pencapaian diadakan dalam bentuk membuat perbandingan antar siswa/i untuk membuat tugas tertentu bagi dalam sebuah kurikulum. Pembinaan ujian, pencapaian, serta penskoran adalah berdasarkan pada ujian norma dan aklak. Ujian pencapaian digunakan untuk mengukur aspek pencapaian sekolah atau akademik, kemampuan, minat, bakat, sikap dan sebagainya. Ujian pencapaian ini dilakukan untuk mengukur, pengetahuan serta kemahiran pelajar dalam pembelajaran.

II.8.2 Ujian Kecerdasan
Ujian kecerdasan disebut juga ujian mental. Ujian ini dilakukan untuk mengukur perbedaan di antara siswa/i. Ujian ini banyak mengalami perubahan bersamaan dengan perkembangan dibidang psikologi. Sejarah ujian ini bermula sejak tahun 1796. Bagi siswa/I, ujian kecerdasan tidak menekankan aspek kebahasaan. Ujian ini mencerminkan pengalaman pada peringkat siswa/i. Ujian kecerdasan memberikan bukti secara tidak langsung tentang potensi yang ditunjukkan siswa/i berdasarkan prestasinya. Ujian ini biasanya digunakan untuk membuat pencapaian di sekolah atau institusi pendidikan.



II.8.3 Ujian Prestasi
Ujian prestasi memerlukan para pelajar membuat beberapa tugas lain sebagai tambahan pembelajaran untuk menjawab soal. Pelajaran yang diberikan tertumpu kepada kemampuan siswa/i untuk melakukan sesuatu tugas yang diberikan. Pada umumnya, ujian prestasi merupakan sesuatu yang rumit. Guru bebas melakukan penilaian  seperti pemerhatian atau laporan  untuk mendapatkan minat dan bakat siswa/i. Penilaian dilaksanakan semasa siswa/i melaksanakan tugas yang diberikan, misalnya diskusi dan peran siswa/i dalam melakukan diskusi. Dengan demikain siswa/i juga dapat menilai kemampuan dirinya sendiri

II.8.4 Ujian Kemampuan
Ujian kemampuan merupakan ujian yang digunakan oleh seseorang guru untuk menguji kemampuan seseorang siswa dalam melaksanakan sesuatu tugas yang diberikan. Umumnya ujian ini menggunakan instrumen yang nyata seperti penggunaan gambar dan grafik dan lain-lain.

II.8.5 Ujian Personaliti
Ujian personaliti merupakan ujian yang disediakan untuk mengetahui potensi diri, kemampuan, bakat, minat, nilai dan sikap seseorang yang diukur melalui alat-alat (instrumen psikologi) yang berbentuk ujian, inventori, indikator dan indeks.


II.9 Bentuk Soal
II.9.1  Benar atau Salah
Bentuk soal benar atau salah ini sesuai digunakan dalam lembaga pendidikan untuk mendapatkan pemahaman siswa/i dalam suatu topik pembelajaran. Soal yang berbentuk benar atau salah ini mudah dan praktis untuk digunakan. Kerena siswa/i hanya dituntut untuk memilih salah satu jawaban yang dianggap benar. Tetapi diperlukan kemahiran dan ketangkasan siswa/i dalam menjawab soal benar atau salah ini. Karena hanya ada dua jawaban yang dipilih benar atau salah
Contoh:
  1. Propinsi Sumatera Utara adalah Medan. Benar / Salah
  2. Ir. Soekarno adalah presiden RI pertama. Benar / Salah

II.9.2 Pilihan Berganda
            Soal yang berbentuk pilihan berganda merupakan bentuk soal yang memiliki banyak jawaban sehinhha mengharuskan peserta ujian  untuk memilih jawaban yang dianggap paling benar diantara beberapa jawaban tersebut. Bentuk soal ini sering digunakan karena lebih berkesan dari aspek pengujian pemikiran.  Contoh:
  1. Hidup rukun dan saling hormat-menghormati antara sesama pemeluk Agama terdapat dalam pancasila, yaitu sila ke :
A. Pertama
B. Kedua
C. Ketiga
D. Keempat
E. Kelima

II.9.3 Melengkapi
Merupakan bentuk pertanyaan  yang memberikan jawaban pertanyaan atau serangkai kata untuk mengisi soal yang belum lengkap. Umumnya soal pertanyaan seperti ini menghendaki para peserta ujian untuk mengisi (melengkapi) kelimat dengan satu perkataan atau sebuah kata yang pendek.   Contoh:
1.      Berakit-rakit kehulu, Berenang-renang ke …….
2.      Bagaikan katak dalam …. ….

II.9.4 Esai
            Soal pertanyaan bentuk esai merupakan bentuk pertanyaan yang mengharuskan peserta ujian untuk melakukan pengisian soal yang diberikan. Peserta ujian diberikan kebebasan untuk memilih, menyusun, menghubungkan dan mengerluarkan ide atau pendapat dengan menggunakan perkataan sendiri. Contoh:
  1. Kemukakan pendapat anda tentang lingkungan disekitar kita.
  2. Jelaskan, Bagaimana terjadinya Tsunami.
(Sumber : Mokhtar Ismail ;1995 : 60 - 63)

II.10 Data Flow Diagram (DFD)
   Data flow diagram atau alir data merupakan suatu bagan yang menggambarkan urutan cara kerja/proses sistem secara garis besar. Dengan diagram alir data, kita dapat memahami bagaimana sistem tersebut  berjalan. Diagram alir data dapat digunakan untuk mempersentasikan suatu sistem yang otomatis maupun manual melalui symbol-symbol atau bagan yang terhubungkan. Terdapat dua bentuk diagram alir data, yaitu diagram alir data fisik (Physical DFD) dan diagram alir data logika (Logical DFD). Physical DFD lebih menekankan pada penggambaran bagaimana proses-proses dari sistem diterapkan, termasuk proses-roses manual sehingga labih banyak memakan waktu. Logical DFD lebih tepat digunakan untuk menggambarkan sistem yang akan diusulkan (sistem yang baru). Penekanannya hanya pada logika dari kebutuhan-kebutuhan sistem, yaitu proses-proses apa yang secara logika dibutuhkan oleh sistem. Adapun simbol-simbol data flow diagram dapat dilihat pada tabel 1.
(Sumber : Djogianto, HM ; 2005).
Tabel  II.1. Daftar Simbol Data Flow Diagram (DFD)
SIMBOL
KETERANGAN
Extenal Entity (Kesatuan Luar) merupakan kesatuan dilingkungan luar sistem yang dapat berupa orang, organisasi, atau sistem lainnya yang berada dilingkungan luarnya yang akan memberikan input atau menerima output dari sistem.

Arus data (Data Flow) mengalir diantara proses simpanan data (data Store) dan kesatuan luar (External Entity). Arus ini menunjukkan arus dari data yang dapat berupa masukan untuk sistem atau hasil dari proses sistem.


Atau



Suatu proses ataupun fungsi yang menstransformasikan data secara umum yaitu kegiatan atau kerja yang dilakukan oleh orang, mesin atau komputer dari suatu arus data yang masuk ke dalam proses untuk dihasilkan arus data yang akan keluar dari proses.

                 Atau
Simpan data (data store) simpan data meupakan simpanan dari data yang dapat berupa suatu file atau database disistem komputer, suatu arsip atau catatan manual, suatu kotak tempat data, suatu tabel acuan manual dan suatu agenda ataupun buku.
 (Sumber : Djogianto, HM ; 2005: 134)

II.11  FlowChart
Flow chart  atau diagram alir adalah sekumpulan simbol – simbol skema yang menunjukkan atau menggambarkan rangkaian kegiatan dari awal sampai akhir. Inti pembuatan flow chart ini adalah penggambaran dari urutan langkah – langkah pekerjaan dari suatu algoritma.
Tabel. II.2. Flow Chart
No
Simbol
Fungsi
1
Start / End (Terminal), berfungsi untuk mengawali dan mengakhiri proses dalam sebuah program.
2



Input / Output, untuk memasukkan data ataupun menunjukkan hasil dari suatu proses.














3
Proses, suatu simbol yang menunjukkan setiap pengolahan yang dilakukan di komputer.
4
Simbol untuk Output yang ditunjukkan ke suatu device seperti printer, platter dan lain – lain.
5
Call Sub Program, menyatakan sekumpulan langkah proses yang ditulis sebagai prosedur.
6



Decission, suatu perbandingan  / posisi dalam sebuah program atau kondisi yang menghasilkan beberapa kemungkinan jawaban atau pilihan.
7
Connector, suatu prosedur akan masuk atau keluar melalui simbol ini didalam lembar yang sama.
8
Off – Line Connector, merupakan simbol masuk atau keluarnya suatu prosedur pada lembar kertas yang lain.
9
Stored Data, merupakan simbol untuk menyimpan data.


10
 
Document, suatu simbol untuk keluaran output dalam bentuk dokumen.

11
Arus / Flow dari prosedur yang dapat dilakukan dari atas ke bawah, dari bawah ke atas, dari kiri ke kanan, atau dari kanan ke kiri.

(Sumber: Membuat Beragam Desain Diagram & Flowchart: Mikael Sugianto : 2007)

II.12 Gambaran Umum Perusahaan
II.12.1 Sejarah Singkat Yayasan Pendidikan Setia Budi Binjai
Yayasan Pendidikan Setia Budi Binjai didirikan pada tanngal 6 April 1979, Berdirinya yayasan ini digagas oleh beberapa orang tokoh masyarakat yang berlatar belakang bidang pendidikan, agama, cendikiawan yaitu Nyonya Hj. Bintang Lubis, H. Adnan Nasution, H. Burhanuddin Umar Lubis, H. Ali Hasanuddin, dll. Tergeraknya hati para tokoh-tokoh masyarakat ini untuk mendirikan Yayasan Pendidikan Setia Budi adalah untuk membantu pemerintah dalam hal membangun mental dan spritual dikalangan anak-anak pelajar khususnya dan lapisan masyarakat pada umumnya dengan jalan mendidik dengan ilmu pendidikan umum, keterampilan melalui pendidikan seperti SMP s/d tingkat SLTA dilakukan oleh Yayasan dalam memenuhi sarana dan prasarana sekolah melalui berkesinambungan secara bertahap. Pembangunan secara terus menerus walaupun dana yang dikumplkan belum memadai untuk membangun sarana gedung secara keseluruhan. Dengan semanat juang dari pengurus Yayasan secara gotong royong membangun  sekolah ini demi terwujudnya cita-cita anak bangsa dalam hal memperoleh pendidikan secara merata.
Yayasan pendidikan Setia Budi Binjai didirikan sejak tahun 1986 yang bertujuan untuk membantu masyarakat mengenyam dunia pendidikan dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Yayasan Pendidikan Setia Budi Binjai terletak dijalan Perintis Kemerdekaan No. 111-A Binjai Utara
         Ketua Badan Pengurus Yayasan adalah Bapak Drs. M. Syahrin Lubis yang memiliki tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu pengetahuan.



II.12.2. Visi Misi Dan Tujuan SMK Setia Budi Binjai
            Adapun uraian dari visi SMK Setia Budi binjai antara lain sebagai berikut: 
1.      Membantu Pemerintah dalam proses pembangunan Nasional bidang     Pendidikan dalam  upaya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui ilmu           pengetahuan.
2.      Memajukan ilmu pengetahuan dan tekhnologi melalui proses pendidikan.
                Adapun uraian dari misi SMK Setia Budi Binjai antara lain sebagai berikut:
1.      Melaksanakan Pendidikan dan pengajaran dengan ikhlas dan bertanggung jawab.
2.      Mengantarakan siswa/i menjadi berakhlak terpuji santun budi bahasa beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
            Adapun uraian dari tujuan SMK Setia Budi Binjai antara lain sebagai  berikut :
1.      Meningkatkan disiplin siswa/i terutama dalam berpakaian, kehadiran belajar dan tata  tertib lainnya.
2.      Melaksanakan kegiatan belajar mengajar dengan baik dan teratur sesuai dengan  kurikulum yang berlaku.
3.      Berusaha meningkatkan mutu pendidikan sehingga ketuntasan belajar dapat dicapai  dengan baik dan standar kelulusan dapat dicapai dengan sempurna.
4.      Mendorong siswa/i untuk mengembangkan potensi diri melalui acara-acara tertentu yang dilaksanakan disekolah ataupun diluar sekolah.
(Sumber : SMK Setia Budi Binjai)
II.12.3.  Profil Sekolah Tahun Pelajaran 2011 / 2012
            SMK Setia Budi Binjai adalah sekolah yang mengelolah dan mengembangkan pendidikan.  Sekolah ini berada di Jalan Perintis Kemerdekaan No.111-A Binjai Utara.  Sekolah ini didirikan pada tahun 1986.  Berikut ini profil sekolah sebagai berikut :
1.      Nama Sekolah                   : SMK Setia Budi Binjai
2.      Alamat                              : Jl. Perintis Kemerdekaan No. 111-A Binjai Utara
3.      Telpon                               : 061-8823716
4.      E-mail                                : smk_setia_budi@yahoo.com
5.      Kelurahan                          : Pahlawan
6.      Kecamatan                                    : Binjai utara
7.      Kota                                  : Binjai
8.      NSS                                   : 342076104010
9.      NDS                                  : 53077150103
10.  Tahun Didirikan                : 1986  
11.  Izin Oprasional                  : 421.1034
12.  Dikeluarkan Oleh              : Kepala Dinas Pendidikan Kota Binjai
13.  Tanggal                             : 5 Nopember 2010
14.  Jenjang Akreditasi                                 : B
15.  Nama Yayasan                  : Yayasan Pendidikan Setia Budi Binjai
16.  Alamat Yayasan                : Jl. Perintis Kemerdekaan N0.111-A
17.  Ketua Yayasan                  : Drs. M. Syahrin Lubis
18.  Kepala Sekolah                 : Hj. Nismah, S.Pd
(Sumber : SMK Setia Budi Binjai)

II.12.4 Struktur Organisasi SMK Setia Budi Binjai
         Struktur organisasi merupakan gambaran secara skematis tentang tata hubungan tugas atau kerja sama dari orang – orang yang menggerakkan organisasi untuk mencapai tujuannya. 
         Dengan adanya suatu organisasi maka setiap tugas dan tanggungjawab dapat dikerjakan dan diselesaikan oleh masing – masing individu yang ada dalam organisasi tersebut sehingga tujuan yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik. Lihat gambar II.1. dibawah dari Struktur Organisasi SMK Setia Budi Binjai Tahun ajaran 2011 / 2012.











                                    STRUKTUR ORGANISASI
                             SMK SWASTA SETIA BUDI BINJAI




















Gambar II.1. Struktur Organisasi SMK Setia Budi Binjai
(Sumber : SMK Setia Budi Binjai)
       
             Adapun Tugas dan tanggungjawab dari  struktural Yayasan Pendidikan Setia Budi Binjai sebagai berikut :
1. Tugas dan tanggung jawab kepala sekolah   
  1. Membuat pembagian tugas untuk semua guru dan pegawai.
  2. Membuat Program kerja sekolah dan Kepala Sekolah.
  3. Mengkoordinir pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
  4. Memeriksa persiapan mengajar guru.
  5. Memonitor kegiatan MGMP satuan pendidikan.
  6. Memantau dan memonitor tugas Pembantu Kepala Sekolah I (PKS I).
  7. Memantau dan memonitor tugas Pembantu Kepala Sekolah II (PKS II).
  8. Memantau dan memonitor tugas Pembantu Kepala Sekolah III (PKS III).
  9. Membantu PKS I , PKS II dan PKS III bila diperlukan.
  10. Berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Tingkat I
  11. Berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Dinas Pendidikan Tingkat II
  12. Berkoordinasi dan berkomunikasi dengan Ketua / Anggota Sub Rayon
  13. Mengadakan studi banding secara personil kesekolah lain
  14. Memberikan laporan yang diperlukan ke Dinas pendidikan Tingkat I
  15. Memberikan laporan yang diperlukan ke Dinas pendidikan Tingkat II
  16. Memberikan laporan tertentu kepada Yayasan Budisatrya
  17. Menerima laporan tugas dari PKS I – PKS II dan PKS III
  18. Menerima laporan tugas dari Guru mata pelajaran
  19. Melaksanakan Ujian Mid Semester dan Ujian Akhir Semester
  20. Melaksanakan Ujian Nasional dan Ujian Akhir Sekolah
  21. Berkomunikasi dengan orang tua siswa
2. Tugas dan tanggung jawab  PKS I
  1. Membuat daftar tugas mengajar guru (Daftar Pelajaran)
  2. Memantau pelaksanaan kegiatan belajar mengajar (KBM)
  3. Mengatasi KBM pada kelas yang tidak ada gurunya
  4. Mencatat guru yang tidak hadir dan guru yang menggantikan
  5. Memberikan bimbingan kepada guru dalam pembuatan persiapan mengajar
  6. Bersama Kepala Sekolah memonitor pelaksanaan KBM
  7. Memberikan laporan pelaksanaan tugas dan lainnya kepada Kepala Sekolah
  8. Bersama Kepala Sekolah mengkoordinir pelaksanaan Ujian
  9. Berkerjasama dengan PKS I dan PKS III menyelesaikan tugas tertentu
  10. Mewakili Kepala Sekolah jika Kepala Sekolah berhalangan
  11. Membina kerja sama yang baik dengan semua wali kelas dan guru
  12. Membuat Program Kerja Bidang Kurikulum
3. Tugas dan tanggung jawab PKS II
  1. Melakukan pembagian lokal siswa
  2. Menentukan Nomor Induk Siswa
  3. Mengisi buku Induk Siswa
  4. Mengisi buku Klapper
  5. Mengisi buku mutasi
  6. Membuat laporan bulanan dan laporan tengah tahunan
  7. Membuat surat keterangan siswa
  8. Membuat daftar nama siswa
  9. Membuat persiapan ujian
  10. Berkerjasama dengan PKS I dan PKS III menyelesaikan tugas tertentu
  11. Membina kerjasama yang baik dengan semua wali kelas dan guru
  1. Membuat Program kerja Bidang Administrasi
4. Tugas dan tanggung jawab PKS III
  1. Melaksanakan pembagian jurusan kelas XI
  2. Mengkoordinir penegakan disiplin / tata tertib siswa
c. Menyiapkan instrumen kesiswaan
  1. Mengawasi pengisian Absen Induk Siswa
  2. Menerima laporan keadaan siswa dari wali kelas
  3. Mencatat dan mengatasi kasus siswa
  4. Memberikan bimbingan kepada siswa
  5. Mengunjungi orang tua siswa jika diperlukan
  6. Membina kerjasama yang baik dengan semua wali kelas dan guru
  7. Membuat laporan pelaksanaan tugas kepada Kepala Sekolah
  8. Bekerjasama dengan PKS I dan PKS II menyelesaikan tugas tertentu
  9. Mengkoordinir kegiatan upacara dan peringatan hari besar
  10. Membuat Program Kerja Bidang Kesiswaan
5. Guru / Wali kelas
  1. Pengelolah kelas
  2. Penyelenggaraan administrasi kelas
  3. Penyusunan pembuatan statistik bulanan siswa
  4. Pengisian daftar kumpulan nilai siswa
  5. Pembuatan catatan khusus tentang siswa
  6. Pengisian buku laporan dan pembagian buku laporan penilaian hasil belajar
  7. Membuat perangkat pengajaran
  8. Melaksanakan kegiatan pembelajaran   
  9. Melaksanakan analisis hasil ujian harian
6. Siswa
a.       Penerimaan materi pelajaran yang diberikan kepada para guru
b.      Berkewajiban menyelesaikan pelajaran disekolah hingga akhir
c.       Menyelesaikan pelajaran dari awal pelajaran hingga waktu yang ditentukan
d.      Sebagai peningkat prestasi sekolah dengan kemampuan skil yang dimiliki oleh para siswa/i
(Sumber : SMK Setia Budi Binjai)




Tidak ada komentar:

Posting Komentar